Pengertian Subnetting Lengkap

Posted on

Pengertian Subnetting Lengkap: Tujuan, Fungsi dan Syaratnya – Apa yang dimaksud subnetting tentu terlintas di benak Anda semua, terutama anda yang tidak pernah berurusan dengan masalah jaringan, terutama jaringan komputer.

Namun hal ini sepertinya tidak asing bagi orang yang sering menangani masalah jaringan.

Karena dalam mengelola koneksi jaringan subnetting adalah satu hal yang sering dan sangat diperlukan agar jaringan yang ada saling terhubung secara normal.

Kali ini kami ingin berbagi artikel yang berkaitan dengan jaringan seperti yang telah kita bahas sebelumnya. Berikut ini merupakan pengertian subnetting yang perlu anda ketahui.

Apa Itu Subnetting

Pengertian Subnetting

Subnetting adalah salah satu metode yang biasanya dilakukan ketika mengkonfigurasi jaringan, di mana subnetting itu sendiri bertujuan untuk memecah jaringan yang ada menjadi jaringan yang lebih kecil.

Ini dilakukan dengan mengubah nilai bit data host yang ada di subnet mask ke ID jaringan atau ID jaringan baru.

Dengan melakukan subnetting ini, kita dapat membagi terlalu banyak dan jaringan yang rumit menjadi jaringan yang lebih kecil sehingga mudah untuk dikelola nanti.

Namun, subnetting ini tidak dapat berfungsi di semua jenis IP, hanya yang di kelas A, kelas B, dan kelas C saja.

Jadi jika kita melakukan subnetting kita akan dapat membuat jaringan baru tambahan, tetapi mengurangi jumlah host maksimum yang sudah ada di masing-masing jaringan ini.

Tujuan Subnetting

Subnetting dilakukan untuk memudahkan kita mengelola jaringan komputer yang ada.

Berikut adalah beberapa tujuan melakukan pengaturan subnetting sehingga dapat lebih mudah mengatur jaringan komputer sehingga dapat berjalan dengan lancar dan normal.

Tujuan Subnetting di Jaringan Komputer:

  • Dapat mengatur dan menentukan penempatan host akan di jaringan atau tidak.
  • Membagi jaringan yang ada menjadi jaringan yang lebih kecil menjadi beberapa sub-jaringan.
  • Sehingga penggunaan alamat IP bisa lebih efektif dan efisien di jaringan.
  • Dapat menangani jika ada masalah antara perangkat keras atau perbedaan perangkat keras yang ada di topologi jaringan.

Fungsi Subnetting

Dengan melakukan subnetting kita dapat mengoptimalkan kinerja jaringan yang ada, karena jika kita melakukan subnetting pada jaringan, lalu lintas data akan lebih kecil di setiap sub-jaringan yang telah berhasil dibuat.

Berikut ini adalah fungsi melakukan subnetting di jaringan komputer yang ada. Fungsi Subnetting pada Jaringan Komputer:

  • Kinerja lalu lintas jaringan akan lebih lancar dan optimal.
  • Akan lebih mudah untuk melakukan pemeliharaan dan pengelolaan jaringan yang telah dibuat, karena telah menjadi sub-sub yang lebih kecil.
  • Mengurangi lalu lintas data jaringan, dengan ini akan mengurangi risiko crash atau tabrakan data di jaringan ketika antara pengguna mentransfer data.
  • Lebih banyak membantu kami mengembangkan jaringan agar cenderung menjauh dari area jaringan komputer itu sendiri.

Persyaratan untuk Subnetting di Jaringan Komputer

Subnetting

Tetapi untuk melakukan subnetting kita harus melakukan sejumlah hal agar jaringan komputer subnetin dapat dilakukan.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan sebelum subnetting pada jaringan komputer yang ada. Persyaratan untuk Subnetting Jaringan Komputer:

  • Hitung berapa banyak host akan ada di bawah setiap subnet jaringan.
  • Hitung jumlah jaringan yang akan dihasilkan dengan subnet mask.
  • Menentukan alamat yang akan digunakan untuk menyiarkan atau menyebar di setiap subnet jaringan yang akan dibuat.
  • Tentukan subnet yang akan digunakan oleh jaringan.
  • Tentukan berapa banyak host yang dapat diakses yang dapat terhubung pada satu jaringan subnet.

Penutup

Demikianlah artikel kami tentang Pengertian Subnetting: Tujuan, Fungsi dan Syarat Jaringan Komputer Subnetting, semoga dapat bermanfaat dan membantu anda dalam memahami tentang subnetting.

Terima kasih telah membaca artikel kami dan sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga: